Kipas Angin AC, Apa Bedanya dengan Air Conditioner?


Saat memilih alat pendingin ruangan, anda pasti sering mendengar penjual menawarkan berbagai jenis alat pendingin ruangan seperti air conditioner dan air cooler yang terkadang disebut dengan kipas angin ac. Loh, bukannya air conditioner juga lumrah disebut ac? Lalu, apa bedanya dengan kipas angin ac? Kalau anda penasaran apa bedanya air conditioner (ac) dengan kipas angin ac yang sama-sama mengandung kata ac dalam namanya, simak terus artikel di bawah ini.

Kemampuan untuk menurunkan suhu ruangan
Baik kipas angin ac (air cooler) maupun ac (air conditioner) memang memiliki kemampuan untuk menurunkan suhu ruangan, namun perbedaan yang paling mencolok adalah seberapa banyak temperatur ruangan tersebut dapat diturunkan. Jika sebuah air conditioner dapat menurunkan temperatur suhu ruangan hingga 20° Celcius dan membuat ruangan terasa sangat dingin, sebuah perangkat air cooler atau kipas angin ac bisa menurunkan suhu ruangan hingga 5° Celcius dan membuat ruangan terasa sejuk saja.

Mekanisme pendinginan
Tahukah anda, meskipun sama-sama bisa menurunkan suhu ruangan dengan baik, ternyata air conditioner dan kipas angin ac atau air cooler memiliki mekanisme sistem pendinginan yang berbeda lho. Sebuah kipas angin ac menggunakan uap air untuk mengalirkan udara sejuk ke dalam ruangan, sementara sebuah air conditioner menggunakan kompressor dan refrigeran untuk menghasilkan udara dingin.
Perbedaan mekanisme pendinginan ini juga berpengaruh pada tingkat kelembaban udara pada ruangan yang dipasangi alat penurun suhu ruangan ini. Pada ruangan yang memakai kipas angin ac atau air cooler, tingkat kelembaban udara di ruangan tersebut akan meningkat karena air cooler memang menggunakan udara sejuk yang berasal dari uap air. Sementara ruangan yang menggunakan air conditioner tingkat kelembaban udaranya akan menurun, hal ini seringkali anda merasa kulit anda akan menjadi kering saat terlalu lama berada dalam ruangan yang menggunakan air conditioner. Bahkan jika anda tidur dengan air conditioner yang menyala semalaman, saat bangun di pagi hari anda akan merasa kerongkongan anda menjadi kering dan gatal pula kan? Hal ini disebabkan karena air conditioner menyerap kelembaban udara yang ada di kamar anda.

Kontrol terhadap temperatur
Anda pasti tahu kalau saat menggunakan air conditioner anda bisa mengatur temperatur suhu udara dingin yang dikeluarkan oleh air conditioner tersebut. Berbeda dengan air conditioner, anda memang tidak bisa mengatur temperatur udara yang dikeluarkan oleh kipas angin ac, namun tetap dipastikan anda akan mendapatkan temperatur udara ruangan turun hingga 5° Celcius dibandingkan saat tidak memakai kipas angin ac.

Konsumsi energi yang jauh berbeda
Sudah rahasia umum bahwa menyalakan air conditioner membutuhkan daya listrik yang cukup tinggi. Berbeda dengan air conditioner, kipas angin ac memerlukan daya listik yang lebih sedikit sehingga lebih hemat untuk pemakain yang konstan dan berkepanjangan.

Mobilitas yang sangat timpang
Air cooler atau kipas angin ac memang didesain untuk mobilitas yang mudah, biasanya sebuah kipas angin ac memang dilengkapi dengan roda di bagian bawahnya agar dapat dengan mudah dipindahkan ke mana saja yang anda inginkan. Sedangkat sebuah perangkat air conditioner, meskipun memungkinkan untuk dipindahkan, proses pemindahannya akan sangat rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama juga tentunya.

Harga di pasaran
Saat membeli sebuah alat pendingin ruangan, tentunya harga juga menjadi salah satu faktor penentu untuk perangkat yang anda pilih bukan? Air conditioner di pasaran memiliki harga paling murah di kisaran 2juta rupiah, dan biasanya harga yang ditawarkan hanya merupakan harga alat pendinginnya saja belum termasuk biaya pemasangan yang memang harus dilakukan oleh ahlinya. Selain itu, dengan merogoh kocek sekitar 2juta rupiah, anda hanya akan mendapatkan air conditioner dengan spesifikasi yang biasa saja.
Sebuah kipas angin ac atau air cooler di pasaran dijual dengan harga sangat terjangkau, yang paling murah berada di kisaran harga 600ribu-an rupiah saja. Saat membeli sebuah kipas angin ac anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pemasangan karena air cooler memiliki sistem plug & play yang mana anda hanya perlu memerlukan sumber listrik dan air cooler bisa langsung digunakan.

Dari sekian banyak perbedaan air cooler dan air conditioner yang sudah dipaparkan di atas, apakah tidak ada persamaan yang dimiliki oleh kedua alat pendingin ruangan ini? Tentunya ada dong, kedua alat ini memiliki fungsi dasar untuk menurunkan temperatur suhu udara di sekitar anda, hal ini merupakan satu-satunya persamaan yang dimiliki oleh air conditioner dan air cooler.

Komentar